Latest Post
Tampilkan postingan dengan label SC. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SC. Tampilkan semua postingan

Workshop Mengenai Donors Bonding Portal

Written By Unknown on Sabtu, 21 September 2013 | 01.22

     Bogor (20/09/2013) 50 siswa-siswi Akademi Siswa Bangsa  Internasional (ASBI) mendapatkan training khusus bagaimana cara penggunaan http://donorsbonding.com . Sebuah website  inisiatif dari Putera Sampoerna Foundation untuk menghubungkan para donor dan siswa-siswi ASBI. "Website ini bersifat seperti page pribadi siswa/i yang mana segala postingan yang ada adalah murni buatan siswa/i ASBI. Dan di harapkan para donor bisa melihat langsung segala kegiatan dan progress siswa/i ASBI itu sendiri" terang trainer sekaligus developer website ini.
       Peserta workshop ini adalah 50 perwakilan dari kelas X , XI , hingga XII serta di tambah IT Assistant dan Student Council. Setiap siswa bebas menuangkan imajinasi mereka di website ini. Mulai dari puisi, cerpen, karya tulis ilmiah hingga foto foto kegiatan mereka sehari-hari pun bisa. "Website nya bagus, dan semoga bisa berjalan sesuai rencana." pendapat dari salah satu siswa kelas X yang berhasil Tim Penggores wawancarai. Dan di harapkan 50 siswa/i yang terpilih bisa berbagi ataupun menjelaskan ke teman-teman yang lain (b/kp/13) 



Evaluasi oleh Arief Khoirudin

Written By Unknown on Senin, 25 Februari 2013 | 07.34


Oleh Arief Khoirudin
President of Student Council
Sampoerna Academy Bogor Campus

Evaluasi Kedua

     Permainan ini membutuhkan orang yang agak banyak. Karena kamu perlu membuat minimal dua baris yang masing – masing terdiri dari sepuluh orang. Di setiap ujung barisan, kita menyediakan sebuah kertas kosong dan alat tulis, contohnya spidol. Instruksikan bahwa satu orang hanya bisa menorehkan satu garis di selembar kertas kosong itu.Dan ibaratkan mereka akan berencana membuat sebuah  maskot. Jadi kertas akan digilir, dan otomatis teman yang mendapat giliran harus melanjutkan karya sebelumya. Kita lihat, bagaimanakah hasilnya ? Belum tentu hasilnya adalah sesuatu yang lazim. Bisa jadi tu adalah sesuatu yang tidak biasa. Untuk menambah kreativitas, orang terakhir yang menggambar diminta untuk menjelaskan apa yang ada dalam gambar itu.
Dapatkah kita mengambil pelajaran dari itu ? Mungkin Anda bisa berpikir dan menerjemahkannya dengan banyak hal. Saya yakin itu tidak ada yang salah. Tapi inilah beberapa ulasan menrut siswa – siswi Sampoerna Academy:

1.       Harapan kita mugkin tidak sama dengan orang lain.
2.       Untuk mendapatkan hasil maksimal, komunikasi sangat diperlukan.
3.       Kerja sama tim adalah komunikasi.
4.       Kita perlu bicara kepada orang lain, apa yang kita maksudkan.
5.       Sebelum mulai bekerja sama, kita perlu menyamakan visi.



  Evaluasi  ketiga
      Ini hari pertama assembly tanpa mr. Rey. Beliau lagi ada urusan di Jakarta. Jadi deh, kami dipimpin sama Bu Wendy. Nah perlu diketahui, Bu Wendy adalah rekan kerja Pak Rey sebagai kepala sekolah. Beliau itu adalah salah satu trainer kepala sekolah – kepala sekolah se Indonesia. Pertama bu Wendy buka assemblynya dan disitu aku baru menyadari kalo beliau itu orangnya ternyata juga santai. Terus, Kemas sama Edo, kedua temen kita yang abis pulang dari Jepang ikut program Kizuna, memaparkan hasil penjelajahan mereka ke sana. Fotonya bagus, ada yang salju – salju gitu.
  Intinya di sini kami dituntut untuk tidak mengejar sesuatu yang biasa, tapi kejarlah sesuatu yang luar biasa. Temen kami aja bias ke Jepang, masak kami, masak aku gak bisa sih. Akhirnya assembly yang normal ini ditutup dengan penampilan temen – temen dancer yang mau lomba. Keren.

     Evaluasi keempat
Hari Jumat emang biasanya hari yang berat buat aku pribadi. Why? Karena di hari ini kesan yang aku munculin pertama di kepala aku juga pokoknya hari ini mungkin aku akan sedikit banyak lari – lari. Pasti ada sesuatu yang harus cepat diselesaikan. Terutama yang menyangkut temen – temen, gawat kalo gak cepet – cepet. Juga tentang SAT dulu ato assembly dulu. Nah kemarin Jumat adalah assembly keempat kami sama mr. Rey kepala sekolah baru kita J dan juga Bu Wendy
Hari ini agendanya mungkin agak special. Karena ini assembly formal pertama yang diawali dengan sebuah penampilan. Nah, penampilan ini datang dari Dove House. Mereka nampilin sebuah drama yang intinya itu, kita harus ngaca dengan kita sekarang. Syukuri apa yang diberikan oleh Allah SWT. Segala nikmat yang tak ternilai.
Setelah itu giliran mr. Rey. Tapi beliau tidak banyak memberi masukan. Hanya, setelah beliau mengumumkan beberapa anak yang lolos ke tahap selanjutnya dari tes CCE, beliau mengajak semua dari kami untuk berdiri dan bertepuk tangan. Beliau mengatakan, “Lagi, ini adalah cara kita merayakan secuil keberhasilan. Kalian harus tetap meningkatkan perjuangan kalian. Push yourself to the limit.” Sorenya beliau bilang ke aku kalo beliau akan nginep di sekolah. Beliau tidak ingin melewatkan lebih banyak kebersamaan dengan kami.








Evaluasi Pertama Arief Khoirudin

Written By Unknown on Selasa, 22 Januari 2013 | 05.46

Oleh Arief Khoirudin
President of Student Council
Sampoerna Academy Bogor Campus


        Banyak pelajaran yang aku ambil selama assembly sama pak Rey, plt. kepala sekolah aku. Yah, emang aku pernah denger presentasi beliau yang kayak gitu. Tapi beliau dengan pandainya menambahkan suatu nilai yang bisa diterapkan dalam kehidupan di asrama sekolahku. Pokoknya kalo menurut aku, beliau ingin kembali meyadarkan bahwa diri kami berada di Sampoerna Acdemy itu bukanlah suatu kesalahan.
 Ada dua hal yag digarisbawahi pak Rey pada assembly Hari Senin, 7 Januari 2013 (yang juga hari ulang tahunku) :
1.       Just respect yourself, you are valuable
Intinya yang aku liat, pak Rey merasa ada anak – anak yang kurang percaya diri, yang merasa nggak mampu. Di sini aku mau tanya, seberapa banyak dari kita yang memberi warna terong kuning ? atau mewarnai sapi dengan biru ? dan terjadi di TK ? itulah kebanyakan manusia, mereka mulai membatas diri ketika beranjak dewasa. Ketika kecil, kita pasti bebas mengekspresikan pendapat, tapi mandul ketika dewasa. Maka kita sebagai orang yang sadar, tidak boleh membiarkan itu terjadi. Diri kita yang berharga harus dimanfaatkan sebaik – baiknya.

2.       It’s easy but not simple. Be responsible
Apa yang kita lakukan dengan bungkus permen ketika kita makan permen, di tempat umaum, sekeliling nggak ada tong sampah ? kebanyakan pasti akan membuang bungkusnya sembarangan. Tapi inilah contoh kecil dalam hal bertanggung jawab. Hendaknya kita sdar apa yang telah kita lakukan dan resiko yang mungkin kita tanggung.

Advertisment

alt anda alt anda alt anda alt anda The Billion Rupiah Homepage alt anda

Info Lomba Corner

More on this category »
 
Support : Baktiar Nur Makmura | Hedi M Fauzi | Nahdi Permadi | Aan Anipah | Azka Azizah
Copyright © 2013. Goresan Anak Bangsa - All Rights Reserved
Template Edited by @BMakmura Published by @KangHedi
Proudly powered by Blogger