Oleh M. Rizky Abadi
Sampoerna Academy Bogor Campus
Satu waktu,
Puluhan Kenari
berkicauan
Mengkicaukan
suara yang berbeda
Entah menutup
telinga atau hati ?
Mungkin kehidupan
tanpa warna
Melihat angka
yang hanya satu hingga dua belas
Dengan air yang
menetes sedikit – sedikit
Tapi sakit
Tebas kepala ini
!!
Kau tak mengerti
!!
Andaikan ada kata
paham yang benar – benar paham
Bukan hanya uap
dari mulut
Hidup hanya
sekali
Aku hanya ingin
senyum ketika hujan batu yang menghantam kepala
Bunuh aku !!
Itu yang aku
ingin
Aku hanya jenuh
dengan kicauan – kicauan kenari
Yang membunuhku
perlahan – lahan tapi pasti
Hidup ini bukan
mimpi.....
Jenuh, 21.28, abadi
Tentang Penulis : MR. Abadi










Posting Komentar