Home » » Sosok Guru Dari Pulau Dewata

Sosok Guru Dari Pulau Dewata

Written By Unknown on Jumat, 22 Februari 2013 | 20.17

Penulis: Aan Anipah (Komunitas Penggores)
Sampoerna Academy Bogor Campus




Mr. Ruben (kiri) bersama Ms. Emi (kanan) saat serah terima cinderamata





     Ruben Made Janter Guterres, sosok pria berusia 24 tahun yang terlahir di Baucau, Timor Leste pada 18 Oktober 1988, adalah sosok yang unik dan “wow” banget. Futsal, bola, games yang berbau bola, dan mengkhayal adalah hobinya. Beliau adalah guru sejarah dan sosiologi SMAN Bali Mandara (Sampoerna Academy) yang berkesempatan mampir di Sampoerna Academy Bogor untuk program pertukaran siswa dan guru antar Sampoerna Academy. 

     Menjadi seorang guru sebenarnya bukan cita – cita beliau sejak kecil, karena sebelum memutuskan untuk menjadi guru beliau sempat mendalami bidang arsitektur, science, dan bahkan beliau juga sempat berminat untuk menjadi seorang polisi. Namun sayang, keinginan beliau untuk menjadi seorang polisi harus kandas karena saat tes kesehatan ternyata beliau mempunyai masalah dengan matanya. Namun kegagalan tersebut tidak membuat beliau menyerah begitu saja. Hingga saat kelas 2 SMA beliau memantapkan diri untuk menjadi seorang guru.

     Pria kelulusan Universitas Pendidikan Ganesa (UNDIKSA) ini memulai karirnya menjadi seorang guru dengan menjadi seorang guru bimbel selama 6 bulan sebelum akhirnya beliau menjadi bagian dari SMAN Bali Mandara (Sampoerna Academy).
Sebagai seorang guru, beliau mengalami suka dan duka ketika mengajar tentunya. “ Banyakan sukanya meskipun jadi guru tuh kamu akan merasa mengajar - mengajar aja tapi lama kelamaan tiap tahunnya akan mengalami perubahan karena murid itu akan selalu ganti jadi bisa selalu refresh, kalau dukanya sih ada juga pasti contohnya kaya siswa yang badung tapi semenjak di Sampoerna Academy Mister gak ketemu lagi sama siswa yang badung tapi saat mengajar dibimbel dulu itu banyak banget. Untuk mengatasinya yah,kalau Mister marah itu jelek, bisa hancur nanti. Jadi ya dideketin dengan candaan aja, akhirnya mereka mau.” Komentar pria yang akrab dipanggil pak Ruben ini ketika ditanya mengenai suka dukanya menjadi guru oleh tim Penggores (22/02/2013).

     Kesempatan mengajar di Sampoerna Academy Bogor selama seminggu ini meninggal kenangan yang cukup bagi beliau untuk menambah puing – puing kisah kehidupan dan pengalaman beliau. Bagi beliau, udara yang dingin, siswa yang ramai, suasana kelas serta suasana kantor adalah segala hal yang paling berkesan dan akan selalu beliau ingat selama tinggal di Bogor.

     Sosok yang sukses seperti Pak Ruben akan selalu bisa memberikan motivasi bagi orang disekitarnya terutama bagi anak muridnya. “Do what you love, love what you do.” Itulah prinsip sederhana dari sosok guru yang sederhana namun “wow” ini. “kamu punya cara tersendiri karena hidup kamu adalah hidup kamu jadi kamu yang menentukan cara kamu, kamu itu adalah apa yang kamu pilih jadi kamu pilih berdasarkan apa yang membuat kamu nyaman dan itu akan menjadi kamu.” Ujarnya saat ditanya pesan untuk siswa oleh tim Penggores (22/02/2013).
Share this article :

+ comments + 1 comments

26 Februari 2013 pukul 05.10

additional
the best statement by Mr.Ruben
"I am black and I am Proud"

Posting Komentar

Advertisment

alt anda alt anda alt anda alt anda The Billion Rupiah Homepage alt anda
 
Support : Baktiar Nur Makmura | Hedi M Fauzi | Nahdi Permadi | Aan Anipah | Azka Azizah
Copyright © 2013. Goresan Anak Bangsa - All Rights Reserved
Template Edited by @BMakmura Published by @KangHedi
Proudly powered by Blogger